
Kota Semarang (Humas) – Senin (2/12/2024), ASN Kankemenag Kota Semarang kembali mengikuti Apel Pagi yang digelar di halaman kantor.
Bertindak selaku Pembina Apel, Tantowi Jauhari, Kasi PD. Pontren Kankemenag Kota Semarang. Dalam amanatnya, Tantowi menginformasikan, beberapa waktu lalu, institusinya bersama dengan Badan Kesbangpol Kota Semarang menggelar Penguatan Wawasan Kebangsaan bagi pelajar usia remaja di wilayah Kota Semarang. “90 gabungan santri dari Pondok Pesantren dan beberapa siswa SMP Negeri di Kota Semarang, diundang oleh Kesbangpol untuk diberikan penguatan pemahaman tentang wawasan kebangsaan. Dan Bapak Kakankemenag Kota Semarang menjadi salah satu narasumber untuk menyampaikan pendalam materi tentang Moderasi Beragama kepada pelajar dan santri,” tuturnya.
Menurutnya, salah satu yang menginspirasi Pemkot Semarang melalui Badan Kesabangpol untuk mengadakan kegiatan ini adalah karena terindikasinya radikalisme di kalangan remaja di Kota Semarang. “Intoleransi, fanatisme yang berlebihan, dapat menjadi potensi radikalisme jika tidak ditangani sejak dini. Untuk itu, penguatan moderasi beragama, wawasan kebangsaan, sangat penting ditanamkan kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, dan ini akan efektif jika dilakukan sedini mungkin,” ujarnya.
Tantowi mengatakan, ada satu lembaga di Kota Semarang yang keberatan mengibarkan Bendera Merah Putih di wilayah kerjanya. “Saat ini kami sedang melakukan pendekatan secara intensif agar paham yang agak melenceng ini kita arahkan secara pelan-pelan. Kita tidak bisa menggunakan cara kekerasan atau memaksa mereka secara serta-merta, karena malah akan memicu timbulnya penolakan yang lebih keras,” ungkapnya.
Ia pun bersyukur, salah satu program prioritas Kemenag yakni Penguatan Moderasi Beragama mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Semarang.(Nana/Umi/Nba)