
Kota Semarang (Humas) – Nanik Zulfa, Pengurus Bidang Ekonomi mewakili DWP Kemenag Kota Semarang menghadiri Raker DWP Kota Semarang yang diselenggarakan di Balaikota Semarang, Selasa (18/3/2025).
Tak hanya hadir sebagai peserta Raker sebagaimana UP DWP se-Kota Semarang lainnya, dalam kesempatan itu Nanik juga memberikan pencerahan tentang Manfaat dan Hikmah Berpuasa.
Nanik mengatakan, manfaat dan hikmah adalah dua kata yang identik tapi berbeda,. “Manfaat adalah efek positif yang konkret serta dapat diukur, sedangkan hikmah adalah efek positif yang bersifat abstrak,” tuturnya.
Lebih lanjut Nanik menerangkan, perintah berpuasa bagi seorang muslim tertuang dalam Surah Al Baqarah ayat 183-184. “Allah berfirman, kepada orang-orang yang beriman, diwajibkan kepada kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan (juga) kepada orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barangsiapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui,” ujarnya.
“Dari redaksi ayat 183 tersirat hikmah puasa, sedangkan manfaat puasa tersirat pada akhir redaksi ayat 184,” imbuhnya.
Nanik berujar, jauh sebelum dunia kedokteran membuktikan bahwa puasa mempunyai manfaat yang signifikan untuk kesehatan tubuh manusia, Al-Qur’an sudah mengisyaratkan hal tersebut. “Menurut Al-Qur’an, manfaat puasa bagi kesehatan tubuh manusia diantaranya, detoksifikasi yaitu proses pengeluaran racun-racun dan sisa-sisa metabolisme yang menumpuk dalam tubuh orang yang berpuasa, kesehatan usus yakni puasa dapat meningkatkan produksi mikrobioma (mikroba positif dalam usus) yang selanjutnya akan memodifikasi kadar hormon dalam usus, puasa dapat mengurangi produksi asam dalam lambung, dan puasa bermanfaat untuk regenari sel. Subhanallah,” paparnya.
Ia menambahkan, begitu besar manfaat puasa bagi kesehatan tubuh manusia maka tidak heran jika semua agama memerintahkan umatnya untuk menjalankan puasa tentunya dengan istilah dan aturan yang berbeda.
Selanjutnya, Nanik menjelaskan tentang hikmah puasa. “Melatih kejujuran dan kedisiplinan, memupuk empati dan solidaritas sosial, melatih kesabaran dan pengendalian diri, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Di akhir paparannya, Nanik berkata, Allah telah menjanjikan hambanya yang telah berpuasa untuk masuk surga melalui pintu roiyan tanpa antri. “Mudah-mudahan kita semua termasuk hambaNYA yang akan mendapatkan fasilitas tersebut. Amin,” pungkasnya.(Nanik/Nba)