Kota Semarang (Humas) – Sriwahyuningsih, Penyuluh Agama Kristen Kankemenag Kota Semarang menyebar virus peduli lingkungan kepada warga di wilayah domisilinya yang berada di Kecamatan Ngaliyan.
Sabtu (22/2/2025), ia mengajak warga di sekitar rumahnya utamanya kaum hawa, untuk memanfaatkan limbah dedaunan menjadi kompos.
Menurutnya, kegiatan itu merupakan bagian upaya sosialisasi, edukasi, dan kampanye program inovasi Kemenag Kota Semarang “Klangenan” (Kementerian Agama Peduli Pangan dan Lingkungan). “Hari ini kami melakukan kerja bakti bersih-bersih lingkungan. Untuk mengurangi timbunan sampahnya, bersama ibu-ibu, kami manfaatkan sampah dedaunan baik yang ada di halaman rumah maupun yang ada di jalan, menjadi kompos. Sampah daun kami masukkan dalam galon bekas air mineral,” terang Sri.
Selanjutnya, kompos tersebut digunakan untuk memupuk tanah pekarangan rumah warga. “Kompos yang dihasilkan nantinya kami manfaatkan untuk menyuburkan tanah pekarangan yang oleh sebagian warga dimanfaatkan guna penanaman buah-buahan, sayuran, bahkan tanaman apotek hidup,” ujarnya.
“Jadi, pengelolaan sampah dedaunan ini selain untuk mengurangi timbunan sampah di TPA juga bermanfaat untuk mendukung program pemerintah dalam hal ketahanan pangan. Butuh buah, sayur, atau bumbu dapur, tinggal ambil dari pekarangan. Harga cabe melangit, ndak masalah wong di halaman sudah tersedia,” imbuhnya sambil tertawa renyah.(Sriwahyuningsih/Nba)